Kibang Pacing, 16 Agustus 2024 – Hari ini, Kampung Kibang Pacing kembali menggelar tradisi tahunan Ruwat Bumi yang diikuti dengan perayaan hari ulang tahun kampung yang ke-20. Acara yang penuh dengan makna dan sarat akan budaya ini berlangsung dengan meriah di balai kampung.

Ruwat Bumi merupakan tradisi yang dilakukan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah serta permohonan keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga kampung. Prosesi ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh kampung dan dilanjutkan dengan berbagai ritual adat yang diiringi oleh musik tradisional.

Setelah prosesi Ruwat Bumi, acara dilanjutkan dengan **pagelaran Wayang Golek** yang mengambil lakon dari cerita rakyat Jawa Barat. Wayang Golek, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Sunda, dipilih sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai luhur kepada masyarakat, terutama generasi muda. 

Selain itu, pagelaran seni **Jaipong** juga turut memeriahkan suasana. Tarian Jaipong yang enerjik dan penuh semangat menggambarkan kegembiraan warga dalam merayakan dua dekade perjalanan Kampung Kibang Pacing. Para penari, yang berasal dari berbagai kalangan usia, tampil dengan kostum tradisional yang mempesona, membuat acara ini semakin meriah dan berkesan.

Kepala Desa Kibang Pacing, Inci Fachruriza,SH menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kerukunan dan semangat gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat kampung. “Perayaan hari ini bukan hanya untuk mengenang perjalanan kampung kita, tetapi juga untuk memperkuat ikatan sosial dan melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur kita,” ujarnya.

Acara Ruwat Bumi dan perayaan ulang tahun kampung ke-20 ini tidak hanya menjadi momen untuk merayakan kebersamaan, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkenalkan kebudayaan lokal kepada generasi muda dan menjaga agar warisan budaya ini tetap hidup di masa yang akan datang.

Diharapkan masyarakat Kibang Pacing semakin erat dalam menjaga persatuan dan terus melestarikan tradisi yang telah menjadi identitas kampung ini. Semoga Kampung Kibang Pacing terus berkembang dan sejahtera di tahun-tahun yang akan datang.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin.
CAPTCHA Image