Pemerintah Kampung Kibang Pacing kembali salurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa Tahap terakhir Periode Bulan Oktober s/d Desember sejumlah Rp. 900.000/KPM kepada 95 Keluarga Penerima Manfaat bertempat di Balai Kampung Kibang Pacing. Senin (28/11/22)
Penyaluran BLT-DD ini dipimpin langsung oleh Kepala Kampung Kibang Pacing Bpk. Inci Fachruriza,S.H dan dihadiri oleh Wakil ketua BPK Bpk. Wahyu Setiawan, Perangkat Kampung, Babinkamtibmas Bpk. Brigpol Agus Setiawan, PD Bpk. Harnawan,PLD Ibu Tumita Rahayu dan PDTI Bpk Septiadi.
Didalam kesempatannya Kepala Kampung Bpk. Inci Fachruriza,S.H menyampaikan kepada Kelurga Penerima Manfaat bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ini yang terakhir di tahun 2022, semoga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa bermanfaat dan barokah. bantuan langsung tunai ini kalau penggunaannya sesuai arahan aparatur kampung pasti akan sedikit membantu perekonomian keluarga penerima manfaat, dan penyaluran Bantuan langsung tunai Dana Desa ini yang terakhir untuk disarankan sedikit dibelikan bibit-bibit untuk pengganti beras agar di tanamkan di depan-depan rumah.
"Untuk seluruh Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD Kampung Kibang Pacing pada Tahun 2023 penerima BLT tidak lagi sebanyak 40% seperti pada tahun 2022. sesuai peraturan pemerintah hanya maksimal 25 � dari Dana Desa tahun 2023. untuk itu diharapkan Keluarga Penerima Manfat yang saat ini menerim BLT apabila di tahun 2023 tidak lagi mendapatkan BLT jangan berkecil hati . Untuk KPM BLT-DD Tahun 2023 akan dilakukan Verifikasi langsung oleh petugas dengan di dampingi Kepala Kampung, Babinkamtibmas, Pendamping Desa dan Aparatur Lainnya, sesuai dengan syarat-syarat yang di tetapkan oleh pemerintah yaitu Miskin Exstrem, Disabilitas Permanen, Penyakit Menahun dan Tunggal (sendirian)". ujar PLD Ibu Tumita Rahayu
"Berharap bahwa tahun 2023 bukan lagi BLT bukan Covid-19 tapi bantuan lainnya dan tetap selalu siap siaga menjaga keamanan lingkungan khususnya rumah masing-masing di karenakan marak terjadi pencurian motor untuk itu di himbau untuk menggunakan kunci keamanan ganda". ujar babinkamtibmas Bpk. Agus Setiawan.